TANAH TINGGI // Global Investigasi News— Berbagi kepada sesama merupakan salah satu bentuk kepedulian yang terus dilakukan keluarga Bapak Edi Kopong. Dari tahun ke tahun, setiap hari Jumat, keluarga yang tinggal di Tanah Tinggi, RT 014, Kelurahan Tanah Tinggi, secara rutin membagikan makanan kepada anak-anak yang melaksanakan ibadah salat Jumat.
Kegiatan berbagi yang dilakukan setiap Jumat tersebut telah menjadi kebiasaan keluarga Edi Kopong. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga dibantu oleh Bapak Sutri yang turut mendukung proses pembagian makanan kepada anak-anak 25/9/2036.
Makanan yang dibagikan tersebut dikenal oleh warga dan anak-anak sebagai “Jumat Berkah”. Sasaran utama pembagian adalah anak-anak yang selesai melaksanakan salat Jumat di Masjid At-Taqwa. Menariknya, anak-anak yang menerima makanan tidak hanya berasal dari lingkungan Tanah Tinggi, tetapi juga datang dari sejumlah wilayah di sekitar kawasan tersebut.
Kebiasaan berbagi yang dilakukan keluarga Edi Kopong dari waktu ke waktu akhirnya semakin dikenal. Setiap hari Jumat, sejumlah anak dari luar lingkungan Tanah Tinggi terlihat datang untuk menerima makanan yang telah disiapkan oleh keluarga tersebut.
Bagi anak-anak, Jumat Berkah bukan hanya tentang mendapatkan makanan setelah melaksanakan ibadah salat Jumat. Kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman yang mengajarkan arti berbagi, kepedulian, dan perhatian kepada sesama.
Beberapa anak yang sempat ditemui media ini mengungkapkan rasa senang mereka terhadap kegiatan tersebut. Mereka mengatakan bahwa setiap hari Jumat, Om Edi bersama Ustaja Jija selalu menyediakan makanan untuk dibagikan kepada anak-anak yang selesai menjalankan ibadah salat Jumat.
“Setiap hari Jumat Om Edi dan Ustaja Jija membagikan makanan yang disebut Jumat Berkah. Bahkan, ada juga anak-anak yang datang dari luar Tanah Tinggi,” ujar beberapa anak yang ditemui.
Kegiatan sederhana tersebut mendapat perhatian dari masyarakat, khususnya para orang tua dan anak-anak yang selama ini ikut merasakan manfaatnya. Apa yang dilakukan keluarga Edi Kopong menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang dilakukan secara rutin tanpa membedakan asal lingkungan anak-anak yang datang.
Keluarga Edi Kopong memilih untuk menyisihkan sebagian rezeki yang mereka miliki untuk dibagikan kepada anak-anak yang telah melaksanakan ibadah salat Jumat. Kebiasaan tersebut dilakukan secara konsisten sehingga menjadi kegiatan yang dinantikan oleh anak-anak setiap pekan.
Bagi keluarga penerima, makanan yang dibagikan mungkin terlihat sederhana. Namun, perhatian dan ketulusan di balik pemberian tersebut memiliki makna tersendiri. Selain membantu memenuhi kebutuhan anak-anak setelah melaksanakan ibadah, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap generasi muda di lingkungan sekitar.
Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada Bapak Edi Kopong, Ustaja Jija, serta Bapak Sutri yang selama ini ikut membantu kegiatan Jumat Berkah tersebut. Kepedulian dan keikhlasan mereka diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi banyak anak dan masyarakat.
Semoga kebaikan yang dilakukan keluarga Edi Kopong dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan Jumat Berkah mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT. Semoga rezeki keluarga tersebut senantiasa dilimpahkan, diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk terus berbagi kepada sesama.
Kegiatan Jumat Berkah yang dilakukan setiap pekan ini menjadi pengingat bahwa berbagi tidak harus menunggu memiliki banyak. Dengan menyisihkan sebagian rezeki dan memberikannya kepada mereka yang membutuhkan, sebuah kebaikan sederhana dapat menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain.
Dari Tanah Tinggi, kebiasaan kecil yang dilakukan setiap Jumat tersebut terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Anak-anak datang dengan penuh harapan, sementara keluarga Edi Kopong bersama pihak yang membantu terus berusaha menghadirkan kebahagiaan melalui makanan yang dibagikan.
Semoga semangat berbagi seperti yang dilakukan keluarga Edi Kopong dapat terus terpelihara dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk bersama-sama menumbuhkan kepedulian serta mempererat tali persaudaraan di lingkungan masing-masing (LM.Tahapary)















