Mandailing Natal, 7 Juli 2026 Global Investigasi news.my.id
Turnamen sepak bola Kijang Putra Cup II dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara resmi bergulir dengan menghadirkan pertandingan pembuka yang berlangsung sengit antara PSSD FC selaku tuan rumah dari Desa Sukadame, Kecamatan Sinunukan, menghadapi Araska FC dari Desa Sikara Kara, Kecamatan Natal.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua kesebelasan tampil menyerang dan menyuguhkan permainan yang menghibur ratusan penonton yang memadati lapangan.
PSSD FC berhasil membuka keunggulan pada menit ke-10 babak pertama melalui gol yang dicetak Cicip Sugiarto bernomor punggung 29. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSSD FC semakin mendominasi jalannya pertandingan Iwan bernomor punggung 8 menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol tambahan, salah satunya melalui titik penalti, sehingga membawa tim tuan rumah unggul 3-0.
Araska FC berusaha bangkit dan akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol yang dicetak Agus bernomor punggung 11 pada babak kedua. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 3-1 untuk kemenangan PSSD FC.
Jalannya pertandingan dipimpin oleh wasit Abdul Azis dari Askab PSSI Mandailing Natal yang didampingi asisten wasit Evi Pulungan dan Martin Kepemimpinan perangkat pertandingan dinilai mampu menjaga jalannya laga tetap sportif dan kondusif.
Ketua Panitia, Haji Tatang, mengapresiasi semangat para pemain serta antusiasme masyarakat yang hadir menyaksikan laga perdana turnamen tersebut. Ia juga memprediksi pertandingan berikutnya akan berlangsung tidak kalah menarik.
“Besok akan mempertemukan PRADA FC melawan SOPO LUMUT. Kedua tim diperkuat pemain-pemain yang sudah memiliki nama di dunia sepak bola, baik dari Sumbat maupun Medan,
Kami optimistis pertandingan akan berlangsung seru dan menjadi tontonan menarik bagi masyarakat,” ujarnya.
Turnamen Kijang Putra Cup II diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, menjaring bibit-bibit pesepak bola berbakat, serta membangkitkan gairah sepak bola di wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal(MO).










