Pulang Pisau – Global InvestigasiNews ,25 Juni 2026, Pemadaman listrik yang terjadi secara mendadak di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB menuai keluhan dari masyarakat. Warga mengaku tidak menerima pemberitahuan sebelumnya terkait penghentian pasokan listrik tersebut.
Sejumlah ibu rumah tangga mengeluhkan terganggunya aktivitas sehari-hari akibat padamnya listrik di tengah cuaca panas. Selain menghambat pekerjaan rumah tangga, pemadaman juga berdampak pada distribusi air bersih karena sebagian layanan PDAM ikut terganggu.Salah seorang warga yang ditemui mengaku kesal karena listrik padam secara tiba-tiba tanpa informasi terlebih dahulu.
“Kami pelanggan yang selalu membayar listrik tepat waktu. Tiba-tiba listrik padam tanpa pemberitahuan. Pekerjaan rumah, memasak, semuanya terganggu. Air PDAM juga tidak mengalir. Kami juga khawatir peralatan elektronik rusak karena tidak sempat dimatikan terlebih dahulu,” ujarnya.
Keluhan warga semakin meningkat karena pemadaman terjadi pada siang hari saat suhu udara cukup terik. Beberapa warga berharap PLN dapat meningkatkan komunikasi kepada pelanggan, terutama apabila terjadi gangguan yang berpotensi menyebabkan pemadaman dalam waktu cukup lama.
Sementara itu, petugas PLN yang dihubungi melalui aplikasi WhatsApp menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan perbaikan jaringan dan proses pemulihan sistem. Menurut informasi yang disampaikan kepada pelanggan, estimasi pemadaman berlangsung hingga sekitar tiga jam.
Dalam keterangan resmi yang diterima media, PLN menyebut gangguan terjadi akibat penurunan pasokan daya pada sistem interkoneksi Kalimantan.
“Saat ini terjadi penurunan pasokan daya pada sistem interkoneksi Kalimantan yang berdampak pada sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. PLN UP3 Kuala Kapuas beserta unit layanan sedang melakukan pengaturan beban dan percepatan pemulihan agar pasokan listrik kembali normal secara bertahap,” demikian keterangan PLN.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pemulihan berlangsung.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya penyampaian informasi yang cepat dan efektif kepada pelanggan ketika terjadi gangguan kelistrikan.
Warga berharap ke depan setiap potensi pemadaman, baik terencana maupun akibat gangguan sistem, dapat segera diinformasikan melalui berbagai kanal komunikasi resmi agar masyarakat dapat melakukan antisipasi terhadap aktivitas rumah tangga maupun penggunaan peralatan elektronik.(Romi)











