KENDAL – Globalnnestigasi Ginews, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar mendatangi rumah seorang warga terdampak banjir rob di Kelurahan Balok, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Senin (15/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka kegiatan Bakti Sosial Kapolres Kendal Peduli untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak rob.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kapolsek Kendal IPTU Sanhaji, anggota Polres dan Polsek Kendal, Taruna Akpol tingkat I, serta perwakilan Pemerintah Kelurahan Balok.
Perjalanan menuju lokasi tidak mudah. Kapolres bersama rombongan harus berjalan kaki menembus genangan air rob sejauh kurang lebih dua kilometer untuk mencapai rumah Siti Rokhanah yang berada di tengah kawasan terdampak.
Rumah yang ditempati Siti Rokhanah diketahui menjadi salah satu bangunan yang masih dihuni di wilayah tersebut. Sebagian besar rumah di sekitarnya telah rusak dan ditinggalkan pemiliknya akibat genangan rob yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam kesempatan itu, Kapolres menyerahkan bantuan sosial berupa 50 kilogram beras dan lima dus mi instan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak banjir rob.
AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana rob di wilayah pesisir Kabupaten Kendal.
“Kita dalam rangka HUT Bhayangkara ingin berbagi dan membantu warga yang membutuhkan, salah satunya Ibu Siti Rokhanah yang tinggal di rumah yang terendam rob dan terjebak,” ujar Hendry.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolres juga berdialog langsung dengan Siti Rokhanah untuk mengetahui kondisi yang dihadapi sehari-hari. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan perhatian kepada warga yang mengalami kesulitan akibat bencana maupun persoalan sosial lainnya.
Kapolres mengungkapkan pihaknya memperoleh informasi bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal tengah mengupayakan relokasi bagi Siti Rokhanah ke lokasi yang lebih aman. Namun, ia berharap solusi sementara dapat segera diwujudkan agar warga tersebut tidak terus tinggal di lingkungan yang terdampak rob.
“Kalau menunggu relokasi dilakukan butuh waktu. Kita ingin dalam dua pekan ini sudah bisa pindah. Minimal kita akan carikan rumah kontrakan terlebih dahulu agar lebih layak untuk aktivitas sehari-hari,” katanya.
Siti Rokhanah diketahui telah menempati rumah tersebut sejak 2006 bersama anaknya, Sesdri Atmoko. Saat itu kawasan sekitar masih berupa daratan dengan banyak pepohonan. Namun seiring meningkatnya banjir rob dalam beberapa tahun terakhir, wilayah tersebut perlahan tergenang hingga hampir seluruh permukiman terdampak.
“Saya tinggal di sini sejak tahun 2006. Dulunya tidak banjir, tanaman juga banyak tumbuh subur di sekitar rumah. Namun beberapa tahun terakhir, banjir rob terus naik dan sudah menggenangi seluruh wilayah sekitar rumah,” ujar Siti.
Pemerintah Kelurahan Balok saat ini masih berupaya mencari lahan relokasi, sementara bantuan dari Baznas juga disiapkan untuk mendukung pembangunan rumah baru bagi Siti Rokhanah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.











