Ukur Potensi Siswa, MTsN 1 Pati Gelar Tes Kemampuan Akademik
Pati – MTsN 1 Pati menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ajaran 2025/2026 bagi siswa kelas IX. Kegiatan yang menjadi barometer pencapaian akademik siswa ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis (8-9/4).
Ketua Panitia TKA, Lailatun Ni’mah, menyebutkan bahwa total peserta yang mengikuti tes mencapai 341 siswa, dengan komposisi 148 laki-laki dan 193 perempuan.
“Tes Kemampuan Akademik ini diikuti oleh 341 siswa kelas IX, terdiri dari 148 siswa laki-laki dan 193 siswa perempuan,” ungkapnya Kamis (9/4).
Laila memastikan, pada pelaksanaan TKA ini, kesiapan sarana prasarana madrasah telah mencapai 100 persen, termasuk penyediaan perangkat cadangan dan pengaturan IP aplikasi exam browser untuk menjamin kelancaran tes.
“Secara sarana prasarana siap 100 persen. Mulai dari client utama, client cadangan, laptop proktor, hingga laptop cadangan untuk pengawas lengkap dengan tripod, webcam, dan headset sudah tersedia. Kami juga telah menyelesaikan pengaturan IP untuk aplikasi exam browser baik untuk pelaksanaan TKA maupun AN,” jelasnya.
Terkait jadwal, Laila memaparkan, pelaksanaan TKA dibagi menjadi tiga sesi per hari. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa hari Rabu TKA fokus pada materi Matematika dan Survei Karakter, sementara hari Kamis akan difokuskan pada Bahasa Indonesia dan Sulingjar.
“Hingga saat ini tidak ada kendala berarti baik pada server maupun client. Kondisi siswa pun aman, terpantau pada hari pertama dan kedua ini seluruh peserta hadir tanpa absen,” pungkas Laila.
Kepala MTsN 1 Pati, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa TKA merupakan instrumen penting yang memiliki manfaat ganda, baik bagi perkembangan personal siswa maupun bagi kemajuan madrasah.
“TKA ini merupakan jembatan bagi siswa untuk mengukur kemampuan akademik dan mengetahui sejauh mana penguasaan materi mereka. Kami berharap, ini menjadi motivasi agar mereka belajar lebih serius,” ujar Wahyu.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil dari tes ini akan menjadi kompas dalam menentukan arah studi siswa.
“Hasil dari TKA ini, siswa bisa mengetahui kekuatan dan kelemahan belajar melalui skor yang didapat. Dengan begitu, mereka punya landasan kuat dalam persiapan melanjutkan pendidikan ke madrasah atau sekolah impian,” tambah Wahyu.
Tidak hanya bagi siswa, ia menekankan bahwa data yang dihasilkan dari TKA akan diolah secara profesional oleh pihak madrasah untuk kepentingan evaluasi internal.
“Dengan hasil TKA ini, kami memiliki basis data yang akurat untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di MTsN 1 Pati, sehingga reputasi madrasah di masyarakat tetap terjaga dengan baik,” tutup Wahyu.(humas_mtsn1pati)









