REMBANG || Global Investigasi News.Com. Puluhan sopir tambang tras asal Terjan mendatangi Balai Desa Sudan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Sabtu (14/2/2026), untuk menyampaikan aspirasi terkait larangan armada tambang melintas di jalan poros desa. Kedatangan mereka yang disertai truk-truk tambang sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat.
Para sopir datang tanpa pemberitahuan resmi kepada pemerintah desa. Sejumlah truk diparkir di badan jalan depan balai desa, sehingga kendaraan lain harus melambat saat melintas.
Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas keputusan Pemerintah Desa Sudan yang melarang armada tambang tras melintasi jalan poros Sudan–Terjan. Larangan itu sebelumnya telah disepakati dalam forum musyawarah perencanaan desa dan ditindaklanjuti dengan rencana pemasangan portal jalan pada Kamis (12/2/2026).
Dalam pertemuan di balai desa, para sopir meminta adanya kebijakan khusus, terutama bagi sopir lokal asal Terjan dan Sudan. Mereka mengusulkan agar truk tambang yang tidak membawa muatan diperbolehkan melintas di jalan desa.
Perwakilan sopir, Purwadi, menyampaikan harapan agar pemerintah desa memberikan kelonggaran bagi armada kosong. “Kami mohon kebijaksanaan dari Pemdes Sudan, setidaknya untuk truk tanpa muatan bisa melintas di jalan Sudan,” ujarnya di hadapan perangkat desa.
Mengetahui adanya aksi spontan tersebut, Kepala Desa Sudan segera berkoordinasi dengan Kapolsek Kragan dan Danramil Kragan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Aparat kepolisian dan TNI yang hadir di lokasi melakukan pengamanan serta memastikan dialog berjalan tertib.
Pemerintah Desa Sudan menyatakan tetap berpegang pada hasil kesepakatan forum sebelumnya. Keputusan tersebut menetapkan bahwa seluruh armada tambang tras Terjan wajib menggunakan jalur alternatif yang telah disepakati bersama, demi menjaga kondisi jalan dan kenyamanan warga.
Meski aspirasi telah disampaikan, keputusan tidak berubah. Setelah dilakukan dialog dan mediasi, para sopir akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Tidak ada insiden yang terjadi selama aksi berlangsung. ( Istanta Rembang ).









