Para siswa menengah atas di Kendal ikuti seleksi tes CAT Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dalam rangka pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kendal
KENDAL– GLOBALNNESTIGASI GINEWS Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari secara resmi membuka Seleksi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dalam rangka pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kendal Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Kendal, Rabu (1/4/2026).
Seleksi tahap ini menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dengan sistem gugur dan passing grade minimal 70.
Sebanyak 284 siswa yang terdiri dari 169 putra dan 115 putri mengikuti seleksi tersebut. Mereka merupakan peserta yang telah lolos tahap administrasi dari total 348 pendaftar.
Dalam sambutannya, Bupati Hj. Dyah Kartika Permanasari S.E M.M, menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta yang mengikuti seleksi Paskibraka tahun ini. Ia menegaskan bahwa seluruh peserta merupakan generasi terbaik Kabupaten Kendal.
“Dalam seleksi tentu tidak semua bisa terpilih, apalagi jumlah pesertanya mencapai 284 siswa. Namun percayalah, adik-adik semua merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Kendal,” ujar Dyah Kartika Permanasari.
Bupati juga berharap para peserta dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi nilai disiplin, integritas, dan semangat nasionalisme.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kendal Alfebian Yulando menjelaskan bahwa pada tahap ini para peserta mengikuti Seleksi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan menggunakan sistem CAT dengan mekanisme sistem gugur dan passing grade 70.
Menurutnya, setelah tahapan tersebut masih ada beberapa seleksi lanjutan yang harus dilalui para peserta.
“Selanjutnya peserta akan mengikuti seleksi Intelegensia Umum, seleksi kesehatan, parade seleksi PBB dan kesamaptaan, serta seleksi kepribadian,” jelas Alfebian Yulando.
Melalui rangkaian seleksi ini, pemerintah daerah akan memilih siswa-siswi terbaik yang nantinya bertugas sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Kendal pada upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang.









