KABUPATEN BANDUNG — Bupati Bandung, Dadang Supriatna, kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 2026 melalui kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Pondok Pesantren Darul Ma’arif, Kecamatan Margaasih, Sabtu (21/2/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bandung yang akrab disapa Kang DS itu disambut antusias ratusan jemaah.
Kegiatan keagamaan tersebut dipimpin langsung oleh Pimpinan Ponpes KH. Sofyan Yahya, M.A., dan dihadiri Sekretaris Daerah Cakra Amiyana, para camat, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Momentum Tarling tak sekadar menjadi agenda ibadah, tetapi juga ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Kang DS menyerahkan ratusan paket sembako, santunan bagi anak yatim piatu dan warga kurang mampu, serta bantuan sepeda listrik.
“Fokus Serius di Sektor Ketenagakerjaan.’
Di hadapan jemaah, Kang DS memaparkan capaian satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ali Syakieb. Ia menegaskan bahwa sektor ketenagakerjaan menjadi prioritas utama.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bandung berhasil menciptakan 11.867 lapangan kerja baru sepanjang tahun terakhir, melampaui target 10.000 tenaga kerja per tahun.
Capaian itu direalisasikan melalui kerja sama dengan 157 perusahaan yang membuka sekitar 5.000 lowongan pekerjaan, termasuk peluang magang ke Jepang.
Selain itu, program pelatihan keterampilan bagi 1.600 calon tenaga kerja juga digulirkan, dengan 940 peserta telah mengikuti pelatihan.
“Kami terus memperluas kolaborasi dengan dunia usaha agar peluang kerja bagi masyarakat semakin terbuka dan merata,” ujar Kang DS.
Di bidang kewirausahaan, Pemkab Bandung juga mendorong lahirnya pelaku usaha baru melalui fasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan.
“Infrastruktur Jadi Penopang Pertumbuhan.Tak hanya soal lapangan kerja, pembangunan infrastruktur juga menjadi sorotan.
Kang DS menyampaikan bahwa sepanjang setahun terakhir telah direalisasikan pembangunan jalan sepanjang 1.125,53 kilometer. Selain itu, delapan jembatan baru dibangun dan 20 jembatan direhabilitasi untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Safari Ramadan ini, menurut Kang DS, menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
Selain mempererat silaturahmi, agenda tersebut juga menjadi wadah menyerap aspirasi warga agar program pembangunan lebih tepat sasaran.
Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Pemkab Bandung optimistis mampu menjaga stabilitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di tingkat nasional.









