KENDAL– GLOBALNESTIGASI GINEWS TV Rumah Sakit Apung Kapal Laksamana Malahayati bersandar di Pelabuhan Kendal pada Senin (16/3/2026) dengan membawa misi kemanusiaan melalui pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Kapal layanan kesehatan milik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut menggelar program pengobatan gratis selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa. Program ini menyasar masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan, khususnya nelayan dan warga kurang mampu di wilayah pesisir.
Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan ke area dermaga Pelabuhan Kendal untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi mengingat layanan tersebut hanya berlangsung dalam waktu terbatas.
Selain pemeriksaan kesehatan, warga juga mendapatkan obat-obatan serta bantuan sembako. Program ini dinilai sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang selama ini kesulitan memeriksakan kondisi kesehatannya secara rutin.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kendal, Bintang Yudha Daneswara, mengatakan layanan kesehatan dari RS Apung Laksamana Malahayati terbuka untuk masyarakat dari berbagai kalangan.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan, terutama warga di wilayah pesisir maupun daerah yang jauh dari fasilitas kesehatan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layak, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses,” ujar Bintang.
Ia menjelaskan, setiap hari tim medis dari RS Apung Laksamana Malahayati menargetkan dapat melayani sekitar 200 warga. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di area Pelabuhan Kendal agar mudah dijangkau masyarakat pesisir, termasuk para nelayan yang selama ini menjadi salah satu kelompok dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.
Bintang menambahkan, keberadaan rumah sakit apung ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, terutama daerah kepulauan dan wilayah terpencil.
“Harapannya kapal ini bisa menjangkau pulau-pulau terpencil juga, sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya.









