Kabupaten Bandung — Semangat pasca-Ramadan menjadi momentum penting bagi penguatan konsolidasi politik di daerah. Bendahara Umum (Bendum) DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, H. Asep Ikhsan, menyerukan pentingnya menjaga energi positif dan soliditas kader sebagai kunci menghadapi dinamika politik ke depan.

Seruan tersebut disampaikan dalam acara halal bihalal dan silaturahmi yang digelar di Baleendah, Senin (13/4/2026), yang dihadiri jajaran pengurus partai hingga anggota legislatif daerah.
Turut hadir Ketua DPC H. Saeful Bachri, Sekretaris DPC Billy Maulana Cahya, serta tujuh anggota Fraksi DPRD Kabupaten Bandung. Kehadiran para kader, simpatisan, dan pengurus tingkat kecamatan (DPAC) mempertegas kuatnya basis organisasi di tingkat akar rumput.
Dalam pidatonya, Asep menekankan bahwa nilai-nilai Ramadan harus menjadi fondasi dalam membangun karakter politik yang berintegritas dan berorientasi pada masa depan.
“Ramadan bukan hanya ritual tahunan, tetapi momentum membangun harapan, memperkuat niat, dan menata langkah strategis ke depan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan politik ke depan membutuhkan konsistensi semangat dan kekompakan, bukan hanya euforia sesaat.
“Tidak ada cita-cita yang mustahil selama kita berpikir positif, bekerja keras, dan menjaga kebersamaan.
Jangan biarkan semangat itu redup di tengah jalan,” tegasnya.
Menurutnya, soliditas kader merupakan modal utama dalam memperkuat posisi partai di tengah persaingan politik nasional yang semakin dinamis.
Dalam suasana Idulfitri yang masih hangat, Asep juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader atas loyalitas dan dedikasi yang terus terjaga.
Ia mengajak seluruh elemen partai untuk mempererat silaturahmi sebagai kekuatan sosial dan politik.
“Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan ini menjadi energi besar untuk melangkah lebih maju dan memenangkan kepercayaan rakyat,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Asep berharap Partai Demokrat semakin solid dan mampu menjawab harapan masyarakat, serta memainkan peran strategis dalam peta politik nasional menuju masa depan yang lebih baik.Tutuonya.”









