Mesuji – Pemerintah Kabupaten Mesuji menggelar kegiatan Panen Raya Padi Musim Tanam (MT 1) Sekaligus Penyerahan Bantuan Pemerintah Berupa Alat Mesin Pertanian dan Benih Padi (Alsintan & Benih Padi) di Desa Way Puji Kecamatan Rawa Jitu Utara, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh kepala balai besar penerapan dan modernisasi pertanian Provinsi Lampung Endro Gunawan, SP., M.E., Ph.D. serta rombongan, Dandim 0426 Tulang Bawang diwakili Mayor Inf Affuan, Ps. Kabag Ren Polres Mesuji AKP Rahadi, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mesuji Sunarto, S.Si., M.SE. Kepala Bulog Tulang Bawang, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mesuji Rini Susanti Budiman Jaya, Camat Rawa Jitu Utara, Kepala Desa se- kecamatan Rawa Jitu Utara, Gapoktan se Rawa Jitu Utara, Brigade se Rawa Jitu Utara dan warga setempat.
Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Mesuji.
Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para petani yang telah bekerja keras sehingga mampu menghasilkan panen yang baik. Ia menegaskan bahwa petani merupakan garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih padi unggul kepada kelompok tani. Bantuan alsintan berupa rice transplanter sebanyak 61 unit diberikan untuk mendukung modernisasi pertanian dan percepatan proses tanam.
Selain itu, bantuan benih padi sebanyak 248.880 kilogram dialokasikan untuk lahan seluas 6.222 hektare, termasuk wilayah Kecamatan Rawa Jitu Utara. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil panen petani.
Bupati juga menegaskan agar bantuan yang diberikan dimanfaatkan dengan baik dan tidak disalahgunakan. “Gunakan bantuan ini sesuai peruntukannya, tidak diperjualbelikan, dan harus memberikan manfaat nyata bagi petani,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji, Samsi Hermansyah, S.Hut, menyampaikan bahwa sektor pertanian di Mesuji terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data tahun 2025, luas panen mencapai 52.034 hektare dengan produksi gabah kering giling sebesar 282.558 ton, serta rata-rata produktivitas mencapai 5,43 ton per hektare.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi pertanian, penggunaan benih unggul, serta peran penyuluh dalam mendampingi petani agar hasil pertanian semakin meningkat.
“Kami akan terus mendorong modernisasi pertanian serta memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” ujar Samsi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani semakin kuat dalam mewujudkan pertanian yang maju, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.(*)









