Kota Jayapura,globalinvestigasinews.com – Tak butuh waktu lama setelah adanya komunikasi dan konfirmasi pihak LSM terkait jalan berlubang didepan PT. Hasjrat Toyota Kotaraja, yang ditujukan kepada Ka’Satker balai siang tadi, Kamis (12/2/26), dan hanya berselang kurang dari satu jam pihak balai merespon, jalan rusak tersebut dapat ditangani dan terlihat mulus kembali.
Aktivis Yerri Basri Mak, SH.,MH, dalam penuturannya, sangat mengapresiasi langkah cepat pihak balai usai mendapat informasi tentang kerusakan kecil dijalan utama, kerusakan jalan yang disebabkan karena adanya aktivitas galian dan pemasangan kabel Telkom tahun yang lalu.
” Saya jujur kagum dan bangga melihat reaksi pihak balai yang sangat cepat. Bayangkan, satu jam yang lalu tidak berselang lama komunikasi saya dengan Kepala Satuan Kerja (Ka’Satker) Balai yang namanya biasa akrap kami panggil Jonathan. Ini hanya berselang satu jam saya dikabari oleh Ka’Satker kalau kerusakan tersebut sedang diperbaiki dan telah beres dikerjakan. Ini benar-benar luarbiasa kinerja Balai BPJN XVIII JAYAPURA memang keren, kami apresiasi,” ungkap Yerri kagum.
Sebelumnya jalan dimaksud kerap membuat para pengendara tidak nyaman dan harus menghindar untuk mencegah kerusakan pada kendaraan, dan disaat yang sama resiko tabrakan dengan kendaraan lain yang melaju kencang bisa saja terjadi bila jalan rusak yang berlubang tersebut tidak segera dibenahi maka, resiko kecelakaan tak terelakan.
Ketua LSM WGAB juga berpesan dan berharap kepada pihak Telkom, agar dikemudian hari bila ada rencana pemasangan kabel bawa tanah atau semacamnya yang aktivitasnya membutuhkan pembongkaran jalan (pelubangan) untuk jaringan kabel, perlu adanya kordinasi dengan pihak pemerintah guna memastikan kelanjutan dari proses galian tersebut dapat ditangani sehingga terlihat mulus seperti semula.
” Harapan kami kedapan, bila pihak Telkom mau melakukan pemasangan kabel bawa tanah perlu berkordinasi dengan pemerintah, entah kota atau provinsi. Tujuannya agar, tidak terkesan adanya tambal menambal bekas galian yang tidak sama, tidak merata seperti yang nampak disepanjang jalan kantor Agama sampai didepan Mako Brimob Kotaraja. Kami berharap pihak Telkom dalam hal ini tidak melakukan kesalahan yang sama, karena bekas galian dan bekas tambalan itu masih ada dan membuat masyarakat berkendara kini sangat hati-hati.,” pungkasnya.
Nando









