Kabupaten Bandung – Pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah intensitas hujan yang masih tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Camat Solokan Jeruk, Rahmatullah Mukti Prabowo, meminta masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta menjaga kondisi kesehatan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
“Seiring masih berlangsungnya musim hujan, kami mengimbau warga agar tetap siaga, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperhatikan daya ?tahan tubuh agar tetap sehat menjelang Ramadhan,” ujarnya.
Imbauan tersebut disampaikan saat dirinya mendampingi Bupati Bandung, Dadang Supriatna, bersama jajaran Forkopimda dalam kunjungan peninjauan dampak banjir di Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Jumat (13/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Rahmatullah yang turut didampingi tokoh pemuda Kecamatan Solokan Jeruk, Alfian, menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat diperkirakan masih berawan hingga hujan ringan, dengan potensi peningkatan intensitas hujan pada siang dan sore hari.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya kelembapan udara serta aktifnya dinamika atmosfer regional yang masih cukup kuat di Pulau Jawa pada puncak musim hujan.
BMKG juga mencatat pola cuaca yang relatif aktif, di mana suhu udara hangat sejak pagi hari berpotensi memicu pembentukan awan hujan pada siang hingga sore.
Pemerintah kecamatan pun mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan gotong royong, membersihkan saluran air, serta tidak membuang sampah sembarangan guna meminimalisir risiko banjir susulan.
“Selain itu, warga yang tinggal di daerah rawan genangan diimbau untuk selalu memantau perkembangan cuaca dan segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat.









