ACEH SINGKIL – 06 April 2026
GLOBALINVESTIGASINEWS
Sejumlah warga Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, mendatangi Kantor Cabang Pembantu (KCP) PT Pos Singkil, pada Senin (06/04/26), untuk mempertanyakan pencairan bantuan sosial jatah hidup (jadup) bagi korban banjir yang hingga kini belum disalurkan.
Kedatangan warga tersebut merupakan bentuk protes atas penundaan pencairan bantuan yang sebelumnya dijadwalkan disalurkan melalui PT Pos.
Warga mendesak agar bantuan segera diberikan mengingat kebutuhan pascabencana masih mendesak.
“Kami mohon agar bantuan ini segera dicairkan.
Sampai kapan penundaan ini berlangsung?” kata Masdar, salah seorang warga di lokasi Kantor Pos kawasan Pasar Singkil.
Warga mengaku kecewa karena penyaluran bantuan dinilai terhambat akibat surat edaran Bupati Aceh Singkil tertanggal 27 Maret 2026 yang meminta penundaan pencairan.
“Kami mempertanyakan apakah PT Pos mengikuti kebijakan Kementerian Sosial atau pemerintah daerah.
Kami berharap PT Pos bisa bersikap tegas dan amanah dalam menyalurkan bantuan ini,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala KCP PT Pos Singkil, Gusnijar, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyaluran bantuan jadup kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, penundaan dilakukan berdasarkan surat permintaan dari Bupati Aceh Singkil yang ditujukan kepada PT Pos Cabang Tapaktuan, serta adanya permintaan serupa dari pihak kecamatan.
“Penyaluran sementara kami tunda sesuai permintaan pemerintah daerah.
Namun, penundaan ini direncanakan paling lambat hingga hari ini, 6 April 2026,” kata Gusnijar.
Ia menambahkan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan jajaran PT Pos dan pihak terkait guna memastikan kelanjutan penyaluran bantuan.
“Batas akhir pencairan bantuan adalah 10 April 2026.
Jika hingga tanggal tersebut tidak disalurkan, maka dana secara otomatis akan terblokir,” ujarnya.
Berdasarkan data PT Pos, jumlah penerima bantuan di Kecamatan Singkil mencapai 414 kepala keluarga (KK), sementara total penerima di seluruh Kabupaten Aceh Singkil sebanyak 605 KK.(*)
Ginews : Aceh Singkil









