Batahan, Mandailing Natal 03/10/2026
Global Investigasi.news.my.id
Perjuangan masyarakat Desa Kapas I, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, terkait persoalan lahan kembali mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat.

Kali ini, dukungan datang dari tokoh pemuda Batahan yang juga Ketua PAC salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kecamatan Batahan. Bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui komitmen untuk ikut bergabung dan mengawal perjuangan masyarakat bersama pengurus Koperasi Produsen Karya Bersama Maju.
Dalam perkembangan terbaru, dua organisasi kemasyarakatan, yakni PAC salah satu Ormas di Kecamatan Batahan dan Organisasi Kepemudaan (IPK), menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam mengawal perjuangan masyarakat Desa Kapas I.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat solidaritas serta mendorong penyelesaian persoalan lahan secara terbuka dan sesuai ketentuan hukum.
Pernyataan Bung Indramedi yang menyatakan kesiapan untuk turun langsung bersama anggota khusus PAC Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Batahan mendapat sambutan antusias dari pengurus koperasi maupun masyarakat pemilik lahan Desa Kapas I.
Bagi masyarakat, kehadiran elemen pemuda dan organisasi masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mencari penyelesaian persoalan lahan yang selama ini dinilai belum mendapatkan penyelesaian secara tuntas.
“Saya sangat prihatin melihat penderitaan masyarakat Batahan yang menghadapi persoalan lahan dengan pihak perusahaan. Namun sangat disayangkan persoalan ini belum juga mendapatkan penyelesaian yang jelas dari pemerintah sehingga berlarut-larut,” ujar Bung Indramedi.
Ia menilai persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan terus berlangsung tanpa kepastian penyelesaian.
“Ini bisa menjadi bom waktu apabila persoalan yang menyangkut hak masyarakat terus dibiarkan. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan kepada pemerintah,” tegasnya.
Menurutnya, penyelesaian persoalan lahan harus ditempuh melalui mekanisme hukum, verifikasi dokumen, pemeriksaan lapangan, serta keterlibatan seluruh pihak terkait secara terbuka dan proporsional.
Sementara itu, M. Faisar Hasibuan, selaku pendamping masyarakat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian tokoh pemuda Batahan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bung Indra Media bersama PAC Kecamatan Batahan yang bersedia ikut mengawal perjuangan masyarakat Kapas I. Ini merupakan bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang sedang memperjuangkan haknya,” kata Faisar.
Sebagai bentuk dukungan moral, Bung Indramedi juga memberikan costum bertuliskan “SAVE KAPAS I” sebagai simbol kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat Desa Kapas I.
Pengurus Koperasi Produsen Karya Bersama Maju berharap kolaborasi PAC Kecamatan Batahan dan Ormas IPK, bersama berbagai elemen masyarakat lainnya, dapat menjadi energi baru dalam mendorong penyelesaian persoalan lahan secara terbuka, berdasarkan dokumen dan fakta lapangan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Masyarakat juga berharap pemerintah daerah bersama instansi pertanahan dan pihak terkait segera memberikan kepastian mengenai status, penguasaan, dan riwayat lahan yang dipersoalkan sehingga tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat.
Perjuangan masyarakat Kapas I kini mendapat dukungan baru. SAVE KAPAS I bukan sekadar tulisan di sebuah costum, tetapi menjadi simbol harapan agar persoalan lahan masyarakat memperoleh penyelesaian yang terang dan berkeadilan (MO).















