KENDAL– GLOBALNNESTIGASI GINEWS Creator Camp bertajuk Konten Positif, Dakwah Lebih Kreatif yang digelar Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kendal tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan membuat konten digital, tetapi juga menanamkan pentingnya etika bermedia sosial agar tidak sekadar mengejar jumlah pengikut (followers). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung PGRI Kendal, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi MPI PDM Kendal bersama Lazismu, Majelis Dikdasmen, serta sejumlah unsur pembantu pimpinan di lingkungan Muhammadiyah Kendal. Creator Camp menghadirkan konten kreator pendidikan Yuhda Anggiya Utomo dan diikuti sekitar 100 guru muda dari sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kabupaten Kendal serta jajaran Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM).
Ketua PDM Kendal, KH. Ikhsan Intizam, mengatakan perkembangan media digital harus dimanfaatkan untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan memperkuat syiar Muhammadiyah melalui konten yang kreatif, inspiratif, serta mudah diterima masyarakat.
“Melalui Creator Camp ini kami berharap hal-hal yang baik bisa diviralkan. Konten positif yang disebarkan melalui media sosial akan memberikan dampak positif pula bagi masyarakat luas, khususnya dalam mengenalkan gerakan Muhammadiyah,” tegas Ikhsan.
Menurutnya, para peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis membuat konten, tetapi juga diarahkan menghasilkan karya yang mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap Muhammadiyah beserta amal usahanya.
Materi yang diberikan berfokus pada berbagai sisi inspiratif di lingkungan Muhammadiyah, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin konten-konten kreatif yang dihasilkan mampu membangun paradigma baru di tengah masyarakat tentang Muhammadiyah. Banyak hal baik yang perlu diketahui publik dan itu bisa disampaikan secara menarik melalui media sosial,” ujarnya.
Melalui pelatihan tersebut, PDM Kendal berharap lahir kreator konten yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki semangat dakwah digital sehingga mampu menghadirkan informasi yang edukatif, inspiratif, dan mencerahkan. Dengan semakin banyaknya konten positif yang dipublikasikan secara konsisten, dakwah Muhammadiyah di ruang digital diharapkan semakin luas menjangkau masyarakat.
Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari,S.E M.M., mengapresiasi inisiatif Muhammadiyah Kendal dalam membekali generasi muda dengan kemampuan memproduksi konten edukatif dan inspiratif. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai media untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kemajuan teknologi tidak bisa dibendung, jadikan sarana bukan hiburan semata, namun ruang untuk memberi kemanfaatan, edukasi, dakwah, dan branding organisasi. Sehingga tentunya memberi kemanfaatan bagi semua,” kata Dyah.
Bupati juga mengajak para peserta memanfaatkan media sosial secara bijak. Ia mengingatkan bahwa media sosial ibarat pedang bermata dua yang dapat membawa dampak positif maupun negatif sehingga harus digunakan secara bertanggung jawab.
“Buat video yang enak, menarik, dan sesuai dengan budaya ketimuran serta memberikan manfaat bagi sesama. Jadikan gawai sebagai amar makruf. Nantinya konten kreator dari pemuda Muhammadiyah akan bermanfaat, memperkuat ukhuwah Islamiah, memberikan manfaat bagi umat, serta berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Kendal,” pungkasnya.
Sementara itu, konten kreator pendidikan, Yuhda Anggiya Utomo dari Temanggung, memberikan materi mengenai strategi membuat konten yang positif, menarik, bijak, serta tidak melanggar etika maupun ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia juga membagikan kiat agar kreator terus meningkatkan kemampuan, mengikuti tren informasi, namun tetap mengedepankan etika.
“Namun tetap harus memperhatikan etika dalam berkonten. Jangan asal comot gambar dan video yang menyebarkan kebencian. Hindari framing negatif agar konten yang dibuat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tuturnya.
Ketua PDM Kendal KH. Ikhsan Intizam, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menghadiri Creator Camp bertajuk Konten Positif, Dakwah Lebih Kreatif di Gedung PGRI Kendal










