Kabupaten Bandung — Komitmen menyerap aspirasi masyarakat kembali ditunjukkan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Komisi II sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Saeful Bachri, melalui kegiatan Reses III Masa Sidang Tahun 2025–2026 bersama masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang berlangsung di Kampung Kebon Kapas RT 03 RW 10, Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Kamis (11/06/2026).

Kegiatan reses tersebut menjadi bagian penting dari agenda kerja legislatif dalam menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga terkait pelaksanaan program pembangunan di daerah.
Momentum itu juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka guna memastikan berbagai kebutuhan masyarakat dapat tersampaikan secara langsung kepada wakil rakyat.
Dalam sambutannya, H. Saeful Bachri menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal kedewanan, melainkan amanah konstitusi yang wajib dilaksanakan oleh setiap anggota legislatif sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan.
“Sebagai anggota dewan, kami memiliki kewajiban untuk turun langsung menemui masyarakat, menyerap berbagai aspirasi, mendengar keluhan, serta memahami kebutuhan warga. Reses ini merupakan amanah undang-undang sekaligus sarana memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujar Saeful Bachri di hadapan warga.
Menurutnya, pelaksanaan Reses III Masa Sidang Tahun 2025–2026 diharapkan mampu memperkuat hubungan komunikasi yang harmonis antara masyarakat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dengan komunikasi yang terbangun secara baik, berbagai kebijakan maupun program pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Ia menegaskan, program pembangunan yang dijalankan pemerintah, khususnya dalam ruang lingkup kerja Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, harus berorientasi pada kepentingan masyarakat dengan menjunjung prinsip transparansi, efektivitas, akuntabilitas, serta kebermanfaatan yang nyata.
“Kami ingin memastikan program pembangunan pemerintah provinsi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, aspirasi warga menjadi dasar penting dalam mendorong kebijakan yang berpihak kepada kebutuhan rakyat,” tambahnya.
Dalam dialog bersama konstituen, sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan sektor usaha dan UMKM, hingga berbagai program pemerintah daerah yang berkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan warga.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Warga memanfaatkan momentum reses sebagai ruang komunikasi terbuka untuk menyampaikan aspirasi, masukan, hingga harapan terhadap arah pembangunan di wilayah Kabupaten Bandung, khususnya Kecamatan Cicalengka dan sekitarnya.
Melalui kegiatan reses tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, serta tepat manfaat demi peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju Jawa Barat yang lebih maju dan istimewa.
“Semua aspirasi masyarakat akan menjadi bahan perjuangan kami di DPRD Provinsi Jawa Barat agar program pembangunan benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tutupnya.











